M. Ihsan, Fauzi (2025) PENGARUH KOMUNIKASI, KOMPETENSI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PEGAWAI KANTOR CAMAT KELILING DANAU. PENGARUH KOMUNIKASI, KOMPETENSI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP PEGAWAI KANTOR CAMAT KELILING DANAU. (Unpublished)
|
Text (PENGARUH KOMUNIKASI, KOMPETENSI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR CAMAT KELILING DANAU JURNAL ILMIAH Disusun Oleh : M. IHSAN FAUZI NPM. 211061201018 SEKOLAH TINGGI ILMU EKONOMI SAKTI ALA)
M.%20Ihsan%20Fauzi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
PENGARUH KOMUNIKASI, KOMPETENSI DAN BUDAYA ORGANISASI TERHADAP KINERJA PEGAWAI KANTOR CAMAT KELILING DANAU M. Ihsan Fauzi1), H. Ferry Siswadhi2) Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Sakti Alam Kerinci 1M. Ihsan Fauzi email: ihsanfauzi@gmail.com 2 H. Ferry Siswadhi email: ferrysiswadhi@gmail.com ABSTRACT This study aims to determine (1) To determine the effect of communication on the performance of Keliling Danau sub-district office employees partially and the magnitude of the influence. (2) To determine the effect of competence on the performance of Keliling Danau sub-district office employees partially and the magnitude of the influence. (3) To determine the effect of organizational culture on the performance of Keliling Danau sub-district office employees partially and the magnitude of the influence. (4) To determine the effect of communication, competence and organizational culture on the performance of Keliling Danau sub-district office employees simultaneously and the magnitude of the influence. The population in this study was all employees of the Keliling Danau Sub-district Office totaling 17 employees. Furthermore, all populations were used as samples of 17 employees using a saturated sampling technique. The data analysis tool used was multiple linear regression analysis. The results of the study indicate that communication has a positive and significant effect on the performance of Keliling Danau sub-district office employees. This is shown by the calculated t value greater than t table (8.063 > 2.13145) and sig is smaller than α (0.00 < 0.05) and its influence is 1.70%. Competence has a positive and significant effect on the performance of Keliling Danau sub-district office employees. This is shown by the calculated t value greater than t table (3.885 > 2.13145) and sig is smaller than α (0.02 < 0.05) and its influence is 0.76%. Organizational culture has a positive and significant effect on the performance of Keliling Danau sub-district office employees. This is shown by the calculated t value greater than t table (4.011 > 2.13145) and sig is smaller than α (0.01 < 0.05) and its influence is 0.03%. Competence, communication, and organizational culture affect employee performance at the Keliling Danau sub-district office. This is shown by the F count being greater than F table (164.212 > 3.41) and sig being smaller than α (0.000 < 0.05) and its influence being 97.4%. Keywords: Communication, Competence, Organizational Culture, Performance ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) Untuk mengetahui pengaruh komunikasi terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau secara parsial dan besarnya pengaruh. (2) Untuk mengetahui pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau secara parsial dan besarnya pengaruh. (3) Untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau secara parsial dan besarnya pengaruh. (4) Untuk mengetahui pengaruh komunikasi, kompetensi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau secara simultan dan besarnya pengaruh. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Kantor Camat Keliling Danau yang berjumlah 17 pegawai. Selanjutnya didapatkan semua populasi dijadikan sampel sebanyak 17 orang pegawai dengan teknik pengambilan sampling jenuh. Alat analisis data yang digunakan adalah analisis regresi linear berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau. Ini ditunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (8,063 > 2,13145) dan sig lebih kecil dari α (0,00 < 0,05) serta pengaruhnya sebesar 1,70%. Kompetensi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau. Ini ditunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (3,885 > 2,13145) dan sig lebih kecil dari α (0,02 < 0,05) serta pengaruhnya sebesar 0,76%. Budaya organisasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau. Ini ditunjukkan bahwa thitung lebih besar dari ttabel (4,011 > 2,13145) dan sig lebih kecil dari α (0,01 < 0,05) serta pengaruhnya sebesar 0,03%. Kompetensi, komunikasi, dan budaya organisasi memengaruhi kinerja pegawai di kantor camat Keliling Danau. Ini ditunjukkan bahwa Fhitung lebih besar dari Ftabel (164,212 > 3,41) dan sig lebih kecil dari α (0,000 < 0,05) serta pengaruhnya sebesar 97,4%. Kata Kunci: Komunikasi, Kompetensi, Budaya Organisasi, Kinerja PENDAHULUAN Sumber daya manusia merupakan komponen penting dalam suatu organisasi untuk mencapai tujuannya, dan keberhasilan atau kegagalan suatu organisasi dalam mencapai tujuannya sangat bergantung pada seberapa baik sumber daya manusia tersebut. Sumber daya manusia yang berkualitas tinggi adalah sumber daya manusia yang dapat beroperasi secara optimal. Sumber daya manusia (SDM) adalah elemen penting yang menentukan pertumbuhan bisnis. SDM adalah orang-orang yang diatur dalam sebuah organisasi untuk berpikir, merencanakan, dan menggerakkan orang lain untuk mencapai tujuan organisasi. Salah satu yang harus diperhatikan dalam mengelola sumber daya manusia adalah mengenai kinerja. Kinerja adalah komponen yang sangat penting dan menarik karena telah terbukti sangat penting untuk manfaatnya. Organisasi menginginkan karyawan untuk bekerja sepenuh hati sesuai dengan kemampuan mereka untuk mencapai hasil organisasi yang baik. Tanpa kinerja yang baik dari seluruh karyawan, akan sulit untuk mencapai tujuan organisasi. Menurut (Ferry S, dkk 2022) kinerja karyawan adalah hasil kerja yang dilakukan oleh seseorang dalam suatu organisasi agar tercapai tujuan yang diinginkan suatu organisasi dan meminimalisir kerugian. Atau kinerja adalah kesediaan seseorang atau kelompok orang untuk melakukan sesuatu kegiatan dan menyempurnakannya sesuai dengan tanggung jawabnya dengan hasil seperti yang diharapkan. Sedangkan menurut (Robbins, 2006) Kinerja adalah hasil atau tingkat keberhasilan seseorang selama periode tertentu dalam menyelesaikan tugas dibandingkan dengan berbagai kemungkinan, seperti standar hasil kerja, target, atau kriteria. Menurut definisi ini, pegawai memainkan peran penting dalam menjalankan semua operasi perusahaan agar organisasi atau perusahaan dapat bertahan hidup dan berkembang. Fenomena kinerja pada pegawai kantor camat keliling danau masih ada pegawai yang tidak tepat waktu dalam menyelesaikan tugasnya, seperti menunda-nunda tugas yang diberikan oleh atasan mereka dan memilih untuk bersantai daripada menyelesaikannya. Selanjutnya, ada pegawai yang tidak hadir setiap hari kerja, yaitu mereka tidak masuk ke kantor selama jam kerja. Komunikasi berpengaruh terhadap kinerja. Menurut (Sutardji, 2016) Komunikasi adalah proses menyampaikan informasi atau maknanya sehingga penerimanya dapat memahami, menerima, dan bertindak. Pengirim pesan mencoba menjelaskan pesan sehingga mudah dipahami oleh penerima, dan penerima mencoba membuat pesan jelas dan mudah dipahami. Semua ini menyebabkan umpan balik. Pertukaran pesan antara orang yang mengirim dan orang yang menerima juga disebut komunikasi. Fenomena komunikasi pada pegawai kantor camat keliling danau menunjukkan bahwa kurangnya komunikasi yang baik dari pemimpin menyebabkan banyak pegawai tidak tiba di rapat pagi dan tidak tiba di jam istirahat. Akibatnya, banyak pegawai menghabiskan waktu di kantin untuk beristirahat. Meskipun pertemuan rutin setiap harinya sudah cukup untuk menciptakan lingkungan kerja yang transparan dan nyaman sehingga kinerja karyawan dapat ditingkatkan, ada beberapa keluhan dari karyawan tentang komunikasi, seperti instruksi pimpinan yang terlalu cepat dan tidak konsisten. Kemudian kompetensi juga dapat mempengaruhi kinerja. Menurut (Wibowo, 2016) Kompetensi juga dapat didefinisikan sebagai segala bentuk sikap, motif, keterampilan, pengetahuan, perilaku, atau karakteristik pribadi lain yang penting untuk melakukan pekerjaan dan membedakan kinerja rata-rata dari kinerja superior. Kompetensi juga dapat didefinisikan sebagai kemampuan untuk melaksanakan atau melakukan suatu tugas yang didasarkan pada keterampilan dan pengalaman serta didukung oleh sikap kerja yang dituntut oleh pekerja. Fenomena kompetensi pada pegawai kantor camat keliling danau menunjukkan bahwa kurangnya kerja sama antar karyawan dalam melakukan pekerjaan, seperti ketika hanya beberapa orang yang mengerjakan tugas bersama dan yang lainnya tidak bekerja, menciptakan suasana kerja yang tidak nyaman. Selain kompetensi, hal lain juga ikut mempengaruhi kinerja yaitu budaya organisasi. Menurut (Afandi, 2018) budaya organisasi yang merupakan sistem nilai-nilai, asumsi, kepercayaan, filsafat, kebiasaan organisasi yang ada dalam suatu organisasi. Budaya organisasi juga dianggap sebagai kekuatan yang tidak terlihat namun dapat mempengaruhi pikiran, perasaan, dan tindakan individu dalam organisasi. Fenomena budaya organisasi pada pegawai kantor camat keliling danau menunjukkan bahwa masih ada pegawai yang kurang bertanggung jawab terhadap tugas yang dibebankan kepadanya, seperti mengabaikan tugas atau menunda-nunda kepentingan masyarakat yang datang ke kantor camat dengan berbagai keperluan. Selanjutnya, kurangnya perhatian pimpinan terhadap pekerjaan dan tidak memberikan penghargaan kepada pegawai yang sudah menjalankan tugasnya. Adapun tujuan dalam penelitian ini adalah (1) Untuk mengetahui pengaruh komunikasi terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau secara parsial dan besarnya pengaruh. (2) Untuk mengetahui pengaruh kompetensi terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau secara parsial dan besarnya pengaruh. (3) Untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau secara parsial dan besarnya pengaruh. (4) Untuk mengetahui pengaruh komunikasi, kompetensi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai kantor camat Keliling Danau secara simultan dan besarnya pengaruh.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | H Social Sciences > H Social Sciences (General) H Social Sciences > HD Industries. Land use. Labor > HD28 Management. Industrial Management |
| Divisions: | Program Studi Manajemen > Manajemen MSDM |
| Depositing User: | Unnamed user with email user_pustaka |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 04:19 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 04:19 |
| URI: | http://repository.stie-sak.ac.id//id/eprint/4182 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
